Fakta Menarik Tentang Hari Kemerdekaan Indonesia

Hari Merdeka merupakan salah satu karya yang menjadi tonggak penting bagi sejarah bangsa Indonesia. Indonesia adalah gudang sejarah, dan Indonesia juga menyimpan banyak sejarah dan fakta menarik mengenai Hari Kemerdekaan yang jarang diketahui.

Fakta Menarik Tentang Hari Kemerdekaan Indonesia

Bulan Agustus di setiap tahunnya selalu menjadi bulan yang istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia. Alasannya sederhana, hari kemerdekaan RI. Namun, tahukah kalian bahwa di dalam proses yang panjang itu ternyata tersimpan banyak cerita? Ya, ada beberapa fakta menarik tentang hari kemerdekaan RI yang perlu kita ketahui sebagai anak bangsa.

Fakta Menarik di Balik Kemerdekaan Indonesia yang Jarang Orang Ketahui

Fakta Menarik di Balik Kemerdekaan Indonesia

  • Saat membacakan proklamasi kemerdekaan, Ir. Soekarno dalam keadaan sakit

Pada saat memproklamirkan kemerdekaan, ternyata Bung Karno sedang terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan Beliau kelelahan karena begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah Proklamasi.

  • Bendera merah putih dijahit istri Soekarno, Fatmawati

Menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, ada fakta menarik tentang sang saka merah putih yang dijahit langsung oleh istri Soekarno, Fatmawati.

  • Naskah Proklamasi hilang jelang pembacaan

Kejadian unik terjadi menjelang pembacaan proklamasi kemerdekaan RI. Kala itu, naskah proklamasi yang akan dibacakan oleh Soekarno mendadak hilang dan tidak bisa ditemukan. Untungnya, naskah tersebut sudah disalin oleh Sayuti Melik. Sebelum akhirnya dibacakan oleh Bung Karno.

  • Penulisan tahun mengikuti penanggalan Jepang

Semua rakyat Indonesia tahu bahwa proklamasi kemerdekaan diproklamasikan pada tahun 1945, tapi waktu yang tertulis pada teks proklamasi adalah ’05. Ternyata, penanggalan yang masih digunakan pada teks otentik mengikuti penanggalan Jepang yaitu tahun 2605.

  • Teks naskah proklamasi disusun di rumah perwira Jepang

Rumah Laksamana Maeda yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol no.1 Menteng menjadi saksi penyusunan teks proklamasi yang dibacakan oleh Soekarno di hari kemerdekaan Indonesia. Usai disusun dengan apik, teks tersebut ditandatangani oleh Bung Hatta atas nama Indonesia.

  • Perintah pertama Bung Karno sebagai Presiden

Saat pertama kali menjabat sebagai Presiden, ternyata Soekarno tak lantas memberikan perintah tentang politik. Siapa sangka, perintah pertama Bung Karno sebagai kepala negara ketika itu adalah membeli sate ayam sebanyak 50 tusuk di dekat kediamannya.

Comments are closed.