Fakta Unik di Dunia Sepakbola

Fakta Unik di Dunia Sepakbola

Fakta Unik di Dunia Sepakbola – Untuk dunia sepakbola pastinya selalu menyediakan berbagai hal yang nyata ataupun masih tak masuk akal bagi kita semua. Namun semua itu pun dilihat dari berbahai gol, rekor pertandingan serta beberapa bonus aneh yang sangat cocok bagi kalian pecinta olahraga ini.

Tentunya di masa tahun 2000 ini sangat banyak pemain bintang yang telah diraih oleh berbagai bintang yakni Lionel Messi dan juga Cristiano Ronaldo dengan pemain anyar lainnya.

Data dan Fakta Unik di Dunia Bola

Fakta Unik di Dunia Sepakbola

  • Ironi Aneh Zlatan Ibrahimovic

Sebagai seorang pemain terbaik yang telah bermain di 7 klub terbaik Eropa, namun ironinya bahwa dia belum mampu meraih Gelar Liga Champion sama sekali. Selama pergelaran Liga Champion Zlatan telah mencetak total 48 gol, namun tanpa adanya gelar juara untuk kuping bundar ini.

  • Klub Aston Villa Tersukses Di Liga Inggris

Mungkin jika menyebutkan nama Aston Villa pastinya tak terlalu terkenal, dan saat ini masih bermain di Divisi Championship ataupun Kasta Kedua Inggris. Namun pada era 1980 an klub ini telah pernah meraih berbagai penghargaan tertinggi diantaranya adalah gelar Liga Champions Eropa. Dimana total trophynya mencapai 18 trophy bergengsi.

Fakta Unik di Dunia Sepakbola

  • Ryan Gigs Tak Pernah Mencetak Hattrick

Mungkin banyak orang yang tahu bahwa Giggsy julukan Ryan Giggs merupakan pemain terlama di Manchester United selama 20 tahun. Hal itu juga disebutkan bahwa Giggs telah meraih banyak tropi yang tak perlu disebutkan lagi. Namun ketika menjadi pemain red devils ini dia belum pernah mencetal gol hattrick sama sekali.

baca artikel berikutnya tentang rekor lompat jauh dunia

  • Mark Hughes – Pemain Pertama Yang Bermain di Klub Dan Negara di hari yang sama

Untuk fakta unik kali ini adalah khusus buat pelatih Machester City Mark Hughes yang paling unik dan tak pernah dilakukan pemain lain. Hal itu adalah ketika di Membela Bayern Muechen kemudia harus melakoni Laga Kualifikasi Piala Eropa 1988. Sebelum dia bertanya kepada Hoeness selaku Pelatih Bayern Muenchen terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *